Akademik Lanjutan
Kurikulum, jadwal pelajaran, periode akademik, kenaikan kelas, kelulusan, sima'an & munaqasyah, dan rapor diniyah.
Syarat: sudah menyelesaikan 🌱 Panduan Dasar. Panduan ini untuk Wakil bidang akademik / Kurikulum yang mengatur struktur pelajaran dan tahun ajaran. Untuk memasukkan nilai dan setoran hafalan, lihat 📚 Guru / Ustadz.
Daftar isi:
- Mengelola kurikulum & pelajaran
- Jadwal pelajaran
- Periode akademik (semester/tahun ajaran)
- Kenaikan kelas & sidang
- Kelulusan, mutasi & syahadah
- Sima'an, Munaqasyah & Pasaran Kitab
- Rapor diniyah
- Pengingat penting
1. Mengelola Kurikulum & Pelajaran
Kapan dipakai: awal tahun ajaran, atau ada pelajaran baru yang perlu ditambahkan.
Siapkan dulu: daftar mata pelajaran yang diajarkan (umum + diniyah), nama guru pengampunya, dan kelas mana saja yang menerima pelajaran itu.
Menambah Pelajaran
- Menu kiri → Akademik → Pelajaran.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Nama pelajaran — contoh:
Nahwu,Fiqih,Matematika. - Kategori — Diniyah / Umum / Tahfidz.
- Keterangan — opsional, contoh:
Kitab Jurumiyyah, kelas 1-2.
- Nama pelajaran — contoh:
- Ketuk Simpan.
✅ Tanda berhasil: pelajaran muncul di daftar. Guru bisa memilih pelajaran ini saat memasukkan nilai.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Guru tidak bisa menemukan pelajaran saat input nilai → kemungkinan pelajaran belum ditambahkan di sini. Tambahkan dulu.
2. Jadwal Pelajaran
Kapan dipakai: menyusun jadwal pelajaran per kelas per hari.
Langkahnya:
- Menu kiri → Akademik → Jadwal Pelajaran.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Kelas — pilih kelas.
- Hari — Senin / Selasa / dst.
- Jam ke- — contoh: jam ke-1 (07.00–07.45).
- Pelajaran — pilih dari daftar.
- Guru — pilih guru pengampu.
- Ketuk Simpan.
- Ulangi untuk semua jam pelajaran.
✅ Tanda berhasil: jadwal lengkap per kelas. Guru dan santri bisa melihat jadwal mereka dari aplikasi.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Guru bentrok jadwal → aplikasi akan memberi peringatan kalau guru sudah mengajar di kelas lain pada jam yang sama.
3. Periode Akademik (Semester / Tahun Ajaran)
Kapan dipakai: awal tahun ajaran baru, atau pergantian semester.
Langkahnya:
- Menu kiri → Akademik → Periode Akademik.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Nama — contoh:
Semester Ganjil 2026/2027. - Tanggal mulai dan tanggal selesai.
- Status — Aktif / Selesai. Hanya satu periode boleh berstatus Aktif pada satu waktu.
- Nama — contoh:
- Ketuk Simpan.
✅ Tanda berhasil: periode aktif digunakan otomatis oleh semua fitur (input nilai, rapor, tagihan semester). Guru tidak perlu memilih periode setiap kali input nilai — otomatis mengikuti periode aktif.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Guru mengeluh tidak bisa input nilai → kemungkinan tidak ada periode yang berstatus Aktif. Cek dan aktifkan periode yang sesuai.
4. Kenaikan Kelas & Sidang
Kapan dipakai: akhir tahun ajaran — memutuskan santri naik kelas, tinggal kelas, atau lulus.
Langkahnya:
- Menu kiri → Akademik → Kenaikan Kelas.
- Pilih kelas asal dan kelas tujuan.
- Muncul daftar santri di kelas asal, lengkap dengan rata-rata nilai.
- Centang santri yang naik kelas.
- Untuk santri yang tinggal kelas: jangan dicentang (biarkan kosong).
- Ketuk Proses Kenaikan.
✅ Tanda berhasil: santri yang naik kelas otomatis pindah ke kelas baru. Santri yang tinggal kelas tetap di kelas lama.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Santri sudah dinaikkan tapi ternyata harus tinggal kelas → hubungi admin untuk membalikkan. Jangan mengubah penempatan kelas manual — bisa membuat data kacau.
5. Kelulusan, Mutasi & Syahadah
Kapan dipakai: santri lulus dari pesantren, pindah ke pesantren lain, atau menerima ijazah (syahadah) diniyah.
Meluluskan Santri
- Menu kiri → Kesantrian → Santri.
- Cari santri yang lulus.
- Ketuk nama santri → Edit.
- Ubah Status menjadi Lulus.
- Isi tanggal lulus dan keterangan (kalau ada).
- Ketuk Simpan.
Mutasi (Pindah Pesantren)
- Sama seperti meluluskan, tapi pilih status Pindah.
- Catat pesantren tujuan di keterangan.
Menerbitkan Syahadah (Ijazah Diniyah)
- Menu kiri → Akademik → Syahadah.
- Ketuk + Tambah.
- Pilih santri, jenis syahadah, dan tanggal.
- Ketuk Simpan.
- Syahadah bisa dicetak dari tombol Cetak.
✅ Tanda berhasil: status santri berubah. Syahadah bisa dicetak. Data santri tetap tersimpan (tidak hilang walau sudah lulus).
6. Sima'an, Munaqasyah & Pasaran Kitab
Apa ini?
- Sima'an = ujian hafalan Al-Qur'an di depan dewan penguji.
- Munaqasyah = sidang ujian akhir ilmu diniyah (seperti skripsi di pesantren).
- Pasaran Kitab = kegiatan intensif mengkaji kitab kuning dalam waktu singkat (biasanya saat Ramadhan atau liburan).
Mencatat Sima'an / Munaqasyah
- Menu kiri → Akademik → Sima'an & Munaqasyah.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Santri — pilih nama.
- Jenis — Sima'an / Munaqasyah.
- Materi — contoh:
Juz 1-10atauKitab Fathul Qarib. - Penguji — nama ustadz penguji.
- Tanggal.
- Hasil — Lulus / Tidak Lulus / Lulus dengan catatan.
- Nilai/catatan penguji.
- Ketuk Simpan.
Mencatat Pasaran Kitab
- Menu kiri → Akademik → Pasaran Kitab (atau Kegiatan).
- Ketuk + Tambah.
- Isi: nama kitab, pengajar, jadwal (tanggal mulai-selesai), dan peserta.
- Ketuk Simpan.
✅ Tanda berhasil: riwayat sima'an/munaqasyah tercatat. Bisa dipakai sebagai syarat kelulusan atau bahan rapor diniyah.
7. Rapor Diniyah
Apa bedanya dengan rapor biasa? Rapor diniyah berisi penilaian ilmu-ilmu keagamaan khas pesantren (nahwu, sharaf, fiqih, tauhid, akhlak, tahfidz) — terpisah dari rapor pelajaran umum.
Langkahnya:
- Pastikan semua nilai pelajaran diniyah sudah dimasukkan oleh guru (lihat panduan guru bagian 1).
- Menu kiri → Akademik → Rapor Diniyah.
- Pilih kelas dan periode.
- Muncul daftar santri dengan rapor diniyah masing-masing.
- Periksa: semua pelajaran diniyah sudah ada nilainya? Ada catatan hafalan?
- Kalau sudah lengkap, ketuk Terbitkan untuk masing-masing santri (atau terbitkan sekaligus per kelas).
✅ Tanda berhasil: rapor diniyah bisa diunduh PDF oleh wali santri dari Portal Wali. Bisa juga dicetak oleh TU.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Ada pelajaran kosong di rapor → nilai belum dimasukkan guru. Minta guru terkait memasukkan nilai dulu.
- Catatan hafalan tidak muncul → guru tahfidz belum mencatat setoran di Tahfidz → Hafalan Tahfidz.
8. Pengingat Penting
- 📅 Buat periode akademik di awal tahun ajaran — tanpa periode aktif, guru tidak bisa input nilai dan rapor tidak jadi.
- 📝 Daftarkan semua pelajaran sebelum guru mulai input nilai — kalau pelajaran belum ada, guru akan bingung.
- ⛔ Jangan menghapus periode akademik yang sudah selesai — data nilai dan rapor terikat ke periode itu. Cukup ubah statusnya menjadi "Selesai".
- 🔄 Proses kenaikan kelas hanya sekali di akhir tahun — jangan diulang-ulang, bisa membuat data santri kacau.
- 📋 Sima'an dan munaqasyah wajib dicatat — ini bukti pencapaian santri yang sangat berharga, terutama saat wisuda atau penerbitan syahadah.
- 🤝 Koordinasi dengan guru — pastikan semua guru sudah memasukkan nilai sebelum rapor diterbitkan.
Contekan Cepat Akademik
| Mau apa? | Buka di mana? |
|---|---|
| Tambah pelajaran | Akademik → Pelajaran → + Tambah |
| Buat jadwal pelajaran | Akademik → Jadwal Pelajaran → + Tambah |
| Buat periode/semester baru | Akademik → Periode Akademik → + Tambah |
| Naikkan kelas santri | Akademik → Kenaikan Kelas |
| Luluskan santri | Kesantrian → Santri → Edit → Status: Lulus |
| Terbitkan syahadah | Akademik → Syahadah → + Tambah |
| Catat sima'an / munaqasyah | Akademik → Sima'an & Munaqasyah → + Tambah |
| Terbitkan rapor diniyah | Akademik → Rapor Diniyah → Terbitkan |