Pesantren.onlinePanduan ← pesantren.online
🎓

Akademik Lanjutan

Kurikulum, jadwal pelajaran, periode akademik, kenaikan kelas, kelulusan, sima'an & munaqasyah, dan rapor diniyah.

Syarat: sudah menyelesaikan 🌱 Panduan Dasar. Panduan ini untuk Wakil bidang akademik / Kurikulum yang mengatur struktur pelajaran dan tahun ajaran. Untuk memasukkan nilai dan setoran hafalan, lihat 📚 Guru / Ustadz.

Daftar isi:

  1. Mengelola kurikulum & pelajaran
  2. Jadwal pelajaran
  3. Periode akademik (semester/tahun ajaran)
  4. Kenaikan kelas & sidang
  5. Kelulusan, mutasi & syahadah
  6. Sima'an, Munaqasyah & Pasaran Kitab
  7. Rapor diniyah
  8. Pengingat penting

1. Mengelola Kurikulum & Pelajaran

Kapan dipakai: awal tahun ajaran, atau ada pelajaran baru yang perlu ditambahkan.

Siapkan dulu: daftar mata pelajaran yang diajarkan (umum + diniyah), nama guru pengampunya, dan kelas mana saja yang menerima pelajaran itu.

Menambah Pelajaran

  1. Menu kiri → AkademikPelajaran.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi:
    • Nama pelajaran — contoh: Nahwu, Fiqih, Matematika.
    • Kategori — Diniyah / Umum / Tahfidz.
    • Keterangan — opsional, contoh: Kitab Jurumiyyah, kelas 1-2.
  4. Ketuk Simpan.
📷
Cuplikan layar: daftar pelajaran dengan kategori diniyah dan umum (gambar menyusul)

Tanda berhasil: pelajaran muncul di daftar. Guru bisa memilih pelajaran ini saat memasukkan nilai.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Guru tidak bisa menemukan pelajaran saat input nilai → kemungkinan pelajaran belum ditambahkan di sini. Tambahkan dulu.

2. Jadwal Pelajaran

Kapan dipakai: menyusun jadwal pelajaran per kelas per hari.

Langkahnya:

  1. Menu kiri → AkademikJadwal Pelajaran.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi:
    • Kelas — pilih kelas.
    • Hari — Senin / Selasa / dst.
    • Jam ke- — contoh: jam ke-1 (07.00–07.45).
    • Pelajaran — pilih dari daftar.
    • Guru — pilih guru pengampu.
  4. Ketuk Simpan.
  5. Ulangi untuk semua jam pelajaran.
📷
Cuplikan layar: jadwal pelajaran dalam bentuk tabel per hari (gambar menyusul)

Tanda berhasil: jadwal lengkap per kelas. Guru dan santri bisa melihat jadwal mereka dari aplikasi.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Guru bentrok jadwal → aplikasi akan memberi peringatan kalau guru sudah mengajar di kelas lain pada jam yang sama.

3. Periode Akademik (Semester / Tahun Ajaran)

Kapan dipakai: awal tahun ajaran baru, atau pergantian semester.

Langkahnya:

  1. Menu kiri → AkademikPeriode Akademik.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi:
    • Nama — contoh: Semester Ganjil 2026/2027.
    • Tanggal mulai dan tanggal selesai.
    • Status — Aktif / Selesai. Hanya satu periode boleh berstatus Aktif pada satu waktu.
  4. Ketuk Simpan.

Tanda berhasil: periode aktif digunakan otomatis oleh semua fitur (input nilai, rapor, tagihan semester). Guru tidak perlu memilih periode setiap kali input nilai — otomatis mengikuti periode aktif.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Guru mengeluh tidak bisa input nilai → kemungkinan tidak ada periode yang berstatus Aktif. Cek dan aktifkan periode yang sesuai.

4. Kenaikan Kelas & Sidang

Kapan dipakai: akhir tahun ajaran — memutuskan santri naik kelas, tinggal kelas, atau lulus.

Langkahnya:

  1. Menu kiri → AkademikKenaikan Kelas.
  2. Pilih kelas asal dan kelas tujuan.
  3. Muncul daftar santri di kelas asal, lengkap dengan rata-rata nilai.
  4. Centang santri yang naik kelas.
  5. Untuk santri yang tinggal kelas: jangan dicentang (biarkan kosong).
  6. Ketuk Proses Kenaikan.
📷
Cuplikan layar: daftar santri untuk kenaikan kelas dengan centang (gambar menyusul)

Tanda berhasil: santri yang naik kelas otomatis pindah ke kelas baru. Santri yang tinggal kelas tetap di kelas lama.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Santri sudah dinaikkan tapi ternyata harus tinggal kelas → hubungi admin untuk membalikkan. Jangan mengubah penempatan kelas manual — bisa membuat data kacau.

5. Kelulusan, Mutasi & Syahadah

Kapan dipakai: santri lulus dari pesantren, pindah ke pesantren lain, atau menerima ijazah (syahadah) diniyah.

Meluluskan Santri

  1. Menu kiri → KesantrianSantri.
  2. Cari santri yang lulus.
  3. Ketuk nama santri → Edit.
  4. Ubah Status menjadi Lulus.
  5. Isi tanggal lulus dan keterangan (kalau ada).
  6. Ketuk Simpan.

Mutasi (Pindah Pesantren)

  1. Sama seperti meluluskan, tapi pilih status Pindah.
  2. Catat pesantren tujuan di keterangan.

Menerbitkan Syahadah (Ijazah Diniyah)

  1. Menu kiri → AkademikSyahadah.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Pilih santri, jenis syahadah, dan tanggal.
  4. Ketuk Simpan.
  5. Syahadah bisa dicetak dari tombol Cetak.
📷
Cuplikan layar: formulir syahadah (gambar menyusul)

Tanda berhasil: status santri berubah. Syahadah bisa dicetak. Data santri tetap tersimpan (tidak hilang walau sudah lulus).


6. Sima'an, Munaqasyah & Pasaran Kitab

Apa ini?

  • Sima'an = ujian hafalan Al-Qur'an di depan dewan penguji.
  • Munaqasyah = sidang ujian akhir ilmu diniyah (seperti skripsi di pesantren).
  • Pasaran Kitab = kegiatan intensif mengkaji kitab kuning dalam waktu singkat (biasanya saat Ramadhan atau liburan).

Mencatat Sima'an / Munaqasyah

  1. Menu kiri → AkademikSima'an & Munaqasyah.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi:
    • Santri — pilih nama.
    • Jenis — Sima'an / Munaqasyah.
    • Materi — contoh: Juz 1-10 atau Kitab Fathul Qarib.
    • Penguji — nama ustadz penguji.
    • Tanggal.
    • Hasil — Lulus / Tidak Lulus / Lulus dengan catatan.
    • Nilai/catatan penguji.
  4. Ketuk Simpan.

Mencatat Pasaran Kitab

  1. Menu kiri → AkademikPasaran Kitab (atau Kegiatan).
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi: nama kitab, pengajar, jadwal (tanggal mulai-selesai), dan peserta.
  4. Ketuk Simpan.
📷
Cuplikan layar: catatan sima'an dengan hasil ujian (gambar menyusul)

Tanda berhasil: riwayat sima'an/munaqasyah tercatat. Bisa dipakai sebagai syarat kelulusan atau bahan rapor diniyah.


7. Rapor Diniyah

Apa bedanya dengan rapor biasa? Rapor diniyah berisi penilaian ilmu-ilmu keagamaan khas pesantren (nahwu, sharaf, fiqih, tauhid, akhlak, tahfidz) — terpisah dari rapor pelajaran umum.

Langkahnya:

  1. Pastikan semua nilai pelajaran diniyah sudah dimasukkan oleh guru (lihat panduan guru bagian 1).
  2. Menu kiri → AkademikRapor Diniyah.
  3. Pilih kelas dan periode.
  4. Muncul daftar santri dengan rapor diniyah masing-masing.
  5. Periksa: semua pelajaran diniyah sudah ada nilainya? Ada catatan hafalan?
  6. Kalau sudah lengkap, ketuk Terbitkan untuk masing-masing santri (atau terbitkan sekaligus per kelas).
📷
Cuplikan layar: rapor diniyah per santri (gambar menyusul)

Tanda berhasil: rapor diniyah bisa diunduh PDF oleh wali santri dari Portal Wali. Bisa juga dicetak oleh TU.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Ada pelajaran kosong di rapor → nilai belum dimasukkan guru. Minta guru terkait memasukkan nilai dulu.
  • Catatan hafalan tidak muncul → guru tahfidz belum mencatat setoran di Tahfidz → Hafalan Tahfidz.

8. Pengingat Penting

  1. 📅 Buat periode akademik di awal tahun ajaran — tanpa periode aktif, guru tidak bisa input nilai dan rapor tidak jadi.
  2. 📝 Daftarkan semua pelajaran sebelum guru mulai input nilai — kalau pelajaran belum ada, guru akan bingung.
  3. Jangan menghapus periode akademik yang sudah selesai — data nilai dan rapor terikat ke periode itu. Cukup ubah statusnya menjadi "Selesai".
  4. 🔄 Proses kenaikan kelas hanya sekali di akhir tahun — jangan diulang-ulang, bisa membuat data santri kacau.
  5. 📋 Sima'an dan munaqasyah wajib dicatat — ini bukti pencapaian santri yang sangat berharga, terutama saat wisuda atau penerbitan syahadah.
  6. 🤝 Koordinasi dengan guru — pastikan semua guru sudah memasukkan nilai sebelum rapor diterbitkan.

Contekan Cepat Akademik

Mau apa? Buka di mana?
Tambah pelajaran Akademik → Pelajaran → + Tambah
Buat jadwal pelajaran Akademik → Jadwal Pelajaran → + Tambah
Buat periode/semester baru Akademik → Periode Akademik → + Tambah
Naikkan kelas santri Akademik → Kenaikan Kelas
Luluskan santri Kesantrian → Santri → Edit → Status: Lulus
Terbitkan syahadah Akademik → Syahadah → + Tambah
Catat sima'an / munaqasyah Akademik → Sima'an & Munaqasyah → + Tambah
Terbitkan rapor diniyah Akademik → Rapor Diniyah → Terbitkan
🙋 Masih bingung? Foto layar Bapak/Ibu, lalu kirim ke admin lewat WA. Bertanya tidak merepotkan.