Pesantren.onlinePanduan ← pesantren.online
⚖️

Ta'zir (Poin Disiplin) & Stasiun Pendaftaran

Mencatat pelanggaran & prestasi santri dengan poin, mengelola siklus sanksi sampai Surat Peringatan otomatis, dan menjalankan loket Stasiun Pendaftaran (foto, tanda tangan, kartu NFC, PIN, cetak kartu).

Syarat: sudah menyelesaikan 🌱 Panduan Dasar, dan akun Bapak/Ibu punya wewenang mengelola santri (biasanya pengasuhan, wali kelas, atau TU). Aplikasi ini menggantikan: buku pelanggaran santri dan loket pendaftaran manual. Istilah Ta'zir di layar bisa berbeda di pesantren Bapak/Ibu (mis. "Pelanggaran" atau "Kedisiplinan") — itu hanya beda nama, fiturnya sama.

Daftar isi:

  1. Menyiapkan jenis Ta'zir (master poin)
  2. Mencatat pelanggaran / prestasi
  3. Verifikasi (anti-bully)
  4. Catat sanksi & selesai
  5. Ambang SP & Rekap Poin
  6. Membatalkan catatan
  7. Stasiun Pendaftaran (loket)
  8. Pengingat penting

1. Menyiapkan Jenis Ta'zir (Master Poin)

Kapan dipakai: sekali di awal, lalu sesekali saat ingin menambah/menyesuaikan daftar pelanggaran dan poinnya. Saat pesantren pertama dibuat, daftar contoh sudah terisi otomatis — Bapak/Ibu tinggal menyesuaikan.

Siapkan dulu: kesepakatan pengurus tentang jenis pelanggaran, poin masing-masing, dan sanksi standarnya.

Langkahnya:

  1. Menu kiri → grup KedisiplinanJenis Ta'zir.
  2. Untuk menambah baru, ketuk + Tambah (atau ketuk barisnya lalu Edit untuk mengubah).
  3. Isi formulir:
    • Nama — contoh: Terlambat sholat berjamaah.
    • Kategori — pilih Ringan, Sedang, Berat, atau Prestasi (poin negatif).
    • Poin — untuk pelanggaran isi angka positif (contoh 5, 20, 50). Untuk Prestasi isi angka negatif (contoh -10) supaya mengurangi total poin santri.
    • Sanksi Default — sanksi yang otomatis dipakai bila tidak diisi manual, contoh: Teguran + istighfar.
    • Aktif — biarkan menyala agar jenis ini bisa dipilih saat mencatat.
  4. Ketuk Simpan.
📷
Cuplikan layar: formulir Jenis Ta'zir dengan pilihan Kategori dan kotak Poin (gambar menyusul)

Tanda berhasil: jenis baru muncul di tabel dengan lencana warna kategori (Ringan biru, Sedang kuning, Berat merah, Prestasi hijau).

💡 Contoh bawaan yang sudah tersedia: Terlambat sholat berjamaah (5), Membawa HP tanpa izin (20), Merokok (50), Berkelahi (50), Mencuri (75); dan prestasi seperti Hafalan melampaui target (-10), Juara lomba (-25). Angka ini hanya contoh — bebas Bapak/Ibu ubah sesuai kebijakan pondok.


2. Mencatat Pelanggaran / Prestasi

Kapan dipakai: setiap kali ada santri melanggar, atau berprestasi (untuk poin positif/prestasi).

Siapkan dulu: nama santri, jenis kejadian, dan kalau ada — foto bukti.

Langkahnya:

  1. Menu kiri → grup KedisiplinanCatatan Ta'zir.
  2. Ketuk + Tambah.
  3. Isi formulir:
    • Santri — ketik sebagian nama atau NIS, pilih dari daftar.
    • Jenis — pilih jenis pelanggaran/prestasi. Di daftar tampil kategori dan poinnya, contoh: Merokok (berat, 50 poin).
    • Waktu Kejadian — sudah terisi waktu sekarang; ubah bila kejadiannya kemarin.
    • Lokasi — opsional, contoh: Asrama putra blok B.
    • Kronologi — wajib. Ceritakan singkat apa yang terjadi.
    • Foto Bukti — opsional, boleh unggah foto (maks 4 MB).
  4. Ketuk Simpan.
📷
Cuplikan layar: formulir Catat Kejadian dengan kotak Santri dan Jenis (gambar menyusul)

Tanda berhasil: catatan muncul di tabel dengan status Dicatat (warna kuning). Poin belum berlaku sampai diverifikasi (lihat Bagian 3).

⚠️ Kalau ada masalah:

  • Jenis prestasi tidak muncul di pilihan → pencatatan poin prestasi mungkin dimatikan kebijakan pesantren. Aktifkan dari Setelan bersama pengurus, atau lewati.
  • Salah satu kolom merah → kolom Santri, Jenis, Waktu Kejadian, dan Kronologi wajib diisi.

3. Verifikasi (Anti-Bully)

Apa ini? Supaya catatan tidak disalahgunakan (mis. antar santri saling melaporkan), poin sebuah catatan baru benar-benar berlaku setelah diverifikasi oleh ustadz/pengasuhan. Aturannya: yang mencatat tidak boleh memverifikasi catatannya sendiri.

Langkahnya:

  1. Buka Kedisiplinan → Catatan Ta'zir. Cari baris berstatus Dicatat.
  2. Ketuk tombol Verifikasi (ikon centang hijau) di baris itu, lalu konfirmasi.
  3. Status berubah menjadi Diverifikasi — poin santri kini dihitung.

Tanda berhasil: muncul pesan "Pelanggaran diverifikasi — poin berlaku." Wali bisa menerima pemberitahuan sesuai kebijakan pesantren (mis. hanya saat naik Surat Peringatan).

💡 Kalau pesantren mematikan kewajiban verifikasi, catatan dari ustadz bisa langsung Diverifikasi tanpa langkah ini. Tombol Verifikasi hanya tampil saat memang dibutuhkan dan untuk orang yang berbeda dari pencatat.

⚠️ Tombol Verifikasi tidak muncul? → kemungkinan Bapak/Ibu sendiri yang mencatat (tidak boleh verifikasi catatan sendiri), atau statusnya bukan lagi "Dicatat". Minta ustadz/pengasuh lain memverifikasi.


4. Catat Sanksi & Selesai

Kapan dipakai: setelah catatan Diverifikasi, dan santri menjalani sanksi.

Langkahnya — mencatat sanksi:

  1. Di Catatan Ta'zir, pada baris berstatus Diverifikasi, ketuk Catat Sanksi.
  2. Isi:
    • Jenis Sanksi — kosongkan untuk memakai sanksi default jenis pelanggaran, atau tulis sendiri, contoh: Membersihkan masjid.
    • Tanggal Pelaksanaan — kapan sanksi dijalankan.
    • Catatan — keterangan singkat bila perlu.
  3. Ketuk simpan pada jendela itu. Status berubah menjadi Sanksi Dijalankan.

Langkahnya — menutup kasus:

  1. Kalau sanksi sudah tuntas atau kasus selesai, ketuk Selesai pada baris itu, lalu konfirmasi.
  2. Status berubah menjadi Selesai (warna hijau).
📷
Cuplikan layar: baris catatan dengan tombol Verifikasi, Catat Sanksi, Selesai, dan Batalkan (gambar menyusul)

Urutan status: Dicatat → Diverifikasi → Sanksi Dijalankan → Selesai. (Atau dibatalkan, lihat Bagian 6.)

💡 Catatan disiplin tidak bisa dihapus dan tidak bisa diedit isinya — ini sengaja, agar jejak adil dan tidak bisa dimanipulasi. Untuk kekeliruan, gunakan Batalkan (Bagian 6).


5. Ambang SP & Rekap Poin

Apa yang otomatis? Setiap catatan yang diverifikasi menambah poin santri. Saat total poin santri menembus ambang tertentu dalam satu periode, aplikasi otomatis menerbitkan Surat Peringatan (SP) dan (sesuai kebijakan) memberi tahu wali. Ambang bawaan: SP1 = 50 poin, SP2 = 100 poin. Angka ini bisa diubah pengurus lewat Setelan.

Melihat rekap:

  1. Menu kiri → grup KedisiplinanRekap Disiplin.
  2. Muncul tabel semua santri aktif beserta:
    • ⊕ Pelanggaran — total poin pelanggaran.
    • ⊖ Prestasi — total poin prestasi (mengurangi).
    • Total Bersih — hasil akhir (merah bila ≥ 50).
    • Eskalasi — SP yang sudah diterbitkan periode ini.
  3. Di bawah judul tertera periode poin berjalan dan daftar ambang yang aktif.

Tanda berhasil: poin terhitung sendiri — Bapak/Ibu tidak perlu menjumlah manual. Poin dihitung per periode (bawaannya per semester) sehingga santri mulai bersih lagi tiap periode (sesuai kebijakan masa berlaku poin).


6. Membatalkan Catatan

Kapan dipakai: catatan ternyata keliru, salah orang, atau dobel.

Langkahnya:

  1. Di Catatan Ta'zir, ketuk Batalkan (ikon silang merah) pada baris yang keliru.
  2. Tulis Alasan Pembatalan (wajib), contoh: Salah santri, sudah diperbaiki.
  3. Simpan pada jendela itu.

Tanda berhasil: status menjadi Dibatalkan (abu-abu) dan poinnya otomatis tidak lagi dihitung. Catatan tetap tersimpan beserta alasan — sebagai jejak yang jujur.

⚠️ Catatan berstatus Selesai atau Dibatalkan tidak bisa dibatalkan lagi.


7. Stasiun Pendaftaran (Loket)

Apa ini? Satu halaman "loket" gaya pembuatan e-KTP untuk melengkapi data santri satu per satu: ambil foto lewat kamera, rekam tanda tangan, tautkan kartu NFC, atur PIN login, ambil sampel tulisan, dan cetak kartu santri. Cocok dipakai petugas di meja pendaftaran saat tahun ajaran baru.

Siapkan dulu: komputer/HP berkamera, kartu NFC kosong (bila pakai), dan printer kartu (bila ingin cetak langsung).

Cara membuka: Menu kiri → grup KesantrianStasiun Pendaftaran.

Langkahnya — memilih santri:

  1. Di kotak Panggil Santri, ketik NIS atau nama, lalu ketuk santri yang muncul.
  2. Atau untuk santri yang benar-benar baru, isi Santri Baru (Nama lengkap, Laki-laki/Perempuan, Tanggal lahir) lalu ketuk Terbitkan NIS & Mulai. NIS akan dibuat otomatis (nomor berikutnya tertera di layar).

Langkahnya — melengkapi data (kerjakan yang dibutuhkan, urutan bebas):

  1. 📷 Foto — ketuk Buka Kamera, arahkan wajah santri, lalu Jepret & Simpan. Foto otomatis terpasang ke profil santri.
  2. ✍️ Tanda Tangan — minta santri menggoreskan tanda tangan di kotak putih (pakai jari/stylus/mouse), lalu Simpan TTD. Salah? Ketuk Ulangi.
  3. 💳 Kartu NFC — tempelkan kartu ke pembaca (alat reader). UID kartu akan terisi sendiri di kotaknya, lalu ketuk Tautkan. Tidak pakai NFC? Ketuk Lewati.
  4. 🔑 PIN Login — ketik PIN 6 angka lalu Simpan PIN. Dengan ini santri bisa masuk Aplikasi Santri memakai NIS + PIN.
  5. 📝 Tulisan Arab dan 📝 Tulisan Indonesia — foto lembar contoh tulisan tangan santri lalu unggah. Tidak perlu? Ketuk Lewati.
  6. 🖨️ Cetak Kartu Santri (QR) — ketuk untuk mengunduh/cetak kartu identitas santri ber-QR.
📷
Cuplikan layar: halaman Stasiun Pendaftaran — kolom pencarian santri di kiri, kartu Foto / Tanda Tangan / NFC / PIN di kanan (gambar menyusul)

Tanda berhasil: tiap kartu langkah menampilkan lencana done (hijau) saat selesai. Di pojok ada ringkasan kelengkapan, contoh 5/8 langkah, dan di kotak Antrian hari ini tampak santri yang sudah diproses hari ini.

⚠️ Kalau ada masalah:

  • "Kamera tidak tersedia" → izinkan akses kamera di browser, atau coba perangkat lain. Saat diminta izin kamera oleh browser, ketuk Izinkan.
  • "Kartu sudah terpakai…" → kartu NFC itu sudah ditautkan ke santri lain. Pakai kartu kosong lain.
  • PIN ditolak → PIN harus tepat 6 angka, tanpa huruf.
  • Belum memilih santri → muncul peringatan "Pilih santri dulu". Panggil/daftarkan santri di kolom kiri terlebih dulu.

8. Pengingat Penting

  1. ⚖️ Poin baru berlaku setelah diverifikasi. Jangan lupa langkah Verifikasi, atau poin tidak terhitung di rekap.
  2. 🤝 Pencatat ≠ Verifikator. Ini melindungi santri dari laporan sepihak — biarkan ustadz/pengasuh lain yang memverifikasi.
  3. 🗒️ Tulis kronologi yang adil & sopan. Catatan ini menyangkut nama baik santri.
  4. 🚫 Catatan tidak dihapus, hanya dibatalkan (dengan alasan). Demi jejak yang jujur.
  5. 🆔 Di Stasiun Pendaftaran, simpan tiap langkah satu per satu. Foto, TTD, PIN — masing-masing ada tombol Simpan sendiri.
  6. 🚪 Keluar (logout) bila memakai komputer loket bersama.

Contekan Cepat

Mau apa? Buka di mana?
Atur daftar & poin pelanggaran Kedisiplinan → Jenis Ta'zir
Catat pelanggaran / prestasi Kedisiplinan → Catatan Ta'zir → + Tambah
Verifikasi catatan (poin berlaku) Kedisiplinan → Catatan Ta'zir → Verifikasi
Catat sanksi Kedisiplinan → Catatan Ta'zir → Catat Sanksi
Tutup kasus Kedisiplinan → Catatan Ta'zir → Selesai
Batalkan catatan keliru Kedisiplinan → Catatan Ta'zir → Batalkan
Lihat total poin & SP per santri Kedisiplinan → Rekap Disiplin
Foto / TTD / NFC / PIN / cetak kartu Kesantrian → Stasiun Pendaftaran
Daftarkan santri baru + NIS otomatis Kesantrian → Stasiun Pendaftaran → Terbitkan NIS & Mulai
🙋 Masih bingung? Foto layar Bapak/Ibu, lalu kirim ke admin lewat WA. Bertanya tidak merepotkan.