Pembiayaan, Aset & Baitul Maal
Mencatat aset & inventaris, menghitung penyusutan, melepas aset, mengajukan pembiayaan dengan simulasi DSCR, serta mengelola Baitul Maal: donasi, zakat/infak, dan beasiswa.
Syarat: sudah menyelesaikan 🌱 Panduan Dasar, dan modul Keuangan sudah aktif (Bagan Akun sudah disiapkan — lihat panduan Akuntansi). Untuk menu Aset dan Pengajuan Pembiayaan, panel harus dalam Mode Lanjutan (bukan Mode Sederhana) dan Bapak/Ibu punya hak kelola pembiayaan. Halaman ini untuk bendahara / pengurus harta (nazhir) / pimpinan.
⚠️ Penting soal pencatatan ke buku besar (jurnal). Tidak semua angka di sini langsung tercatat sebagai jurnal keuangan. Sebagian hanya angka referensi/simulasi. Di setiap bagian akan ditegaskan: kapan jurnal benar-benar terbentuk dan kapan hanya hitungan bantu. Mohon dibaca pelan-pelan — bagian ini menyangkut uang dan aset.
Daftar isi:
- Mencatat aset & inventaris
- Menghitung & memposting penyusutan
- Melepas aset (disposal)
- Mengajukan pembiayaan & simulasi DSCR
- Baitul Maal: program & donasi
- Beasiswa (potong SPP)
- Pengingat penting
1. Mencatat Aset & Inventaris
Kapan dipakai: mendata harta tetap pesantren — tanah, bangunan/gedung, kendaraan, peralatan, atau aset wakaf — agar tercatat rapi dan bisa disusutkan.
Siapkan dulu: nama aset, jenisnya, tanggal & harga perolehan (dari nota/akta bila ada), lokasi, dan keterangan apakah aset ini wakaf.
Langkahnya:
- Menu kiri → grup Sarana & Logistik → Aset & Inventaris.
- Ketuk + Tambah (atau New).
- Isi bagian Data Aset:
- Nama Aset — wajib. Contoh:
Mobil Operasional L300. - Jenis — ketik bebas, mis.
Tanah,Bangunan,Kendaraan. Jenis ini membantu sistem memilih akun yang tepat saat aset dilepas. - Nilai Buku Saat Ini (Rp) — nilai aset sekarang. Kotak ini akan diperbarui otomatis setiap kali penyusutan diposting, jadi tidak perlu diubah manual nanti.
- Nomor Sertifikat — bila ada (mis. nomor BPKB / sertifikat tanah).
- Aset Wakaf — geser nyala bila ini harta wakaf. Aset wakaf otomatis terkunci: tidak bisa dijadikan agunan pembiayaan dan tidak disusutkan (sesuai UU 41/2004).
- Nama Aset — wajib. Contoh:
- Isi bagian Penyusutan & Lokasi (boleh dikosongkan bila aset tidak disusutkan):
- Tanggal Perolehan — kapan aset dibeli/diterima.
- Nilai Perolehan (Rp) — harga beli asli. Inilah dasar perhitungan penyusutan. Bila dikosongkan, sistem memakai Nilai Buku.
- Lokasi & Kategori / Kelompok — untuk memudahkan pencarian.
- Metode Penyusutan — pilih
Tanpa Penyusutan(default),Garis Lurus, atauSaldo Menurun. Untuk aset wakaf, kotak ini terkunci di Tanpa Penyusutan. - Nilai Residu (Rp) — perkiraan nilai sisa di akhir umur manfaat (boleh 0).
- Umur Manfaat (bulan) — berapa bulan aset dipakai. Contoh: kendaraan
96(8 tahun).
- Ketuk Simpan (Create).
✅ Tanda berhasil: aset muncul di tabel beserta kolom Nilai Buku, Metode, dan tanda Wakaf. Mencatat aset di sini belum membuat jurnal apa pun — ini baru pendataan. Jurnal baru terbentuk saat penyusutan diposting (Bagian 2) atau aset dilepas (Bagian 3).
⚠️ Kalau ada masalah:
- Menu "Aset & Inventaris" tidak kelihatan → kemungkinan panel sedang dalam Mode Sederhana, atau akun Bapak/Ibu belum diberi hak kelola pembiayaan. Minta admin mengaktifkan Mode Lanjutan / menambah hak akses.
- Kotak Metode Penyusutan terkunci → biasanya karena tombol Aset Wakaf menyala. Itu memang disengaja: wakaf tidak disusutkan.
2. Menghitung & Memposting Penyusutan
Apa ini? Penyusutan adalah mencatat berkurangnya nilai aset secara bertahap setiap bulan (kecuali wakaf/tanah). Sistem menyusun jadwalnya otomatis, lalu Bapak/Ibu memposting periode yang sudah jatuh tempo.
Kapan dipakai: umumnya di akhir bulan/akhir periode, untuk mencatat beban penyusutan bulan-bulan yang sudah berjalan.
Siapkan dulu: pastikan aset sudah punya Metode Penyusutan (Garis Lurus / Saldo Menurun), Nilai Perolehan, dan Umur Manfaat (bulan) yang terisi (Bagian 1).
Langkahnya:
- Buka Sarana & Logistik → Aset & Inventaris.
- Cari baris aset yang mau disusutkan.
- Ketuk aksi Posting Penyusutan (ikon kalkulator) di baris itu.
- Isi Posting s/d Periode (YYYY-MM) — sampai bulan apa mau dicatat. Contoh:
2026-06berarti posting semua bulan yang jatuh tempo sampai Juni 2026. Biasanya sudah terisi bulan berjalan. - Ketuk tombol konfirmasi aksi.
✅ Tanda berhasil: muncul pesan berapa periode penyusutan yang diposting, dan kolom Nilai Buku aset otomatis turun. Di sinilah jurnal benar-benar terbentuk: Debit Beban Penyusutan / Kredit Akumulasi Penyusutan, satu jurnal per bulan jatuh tempo. Proses ini idempoten — bila Bapak/Ibu memposting ulang periode yang sama, jurnal tidak digandakan.
💡 Bila pada bulan tertentu beban penyusutannya 0, periode itu ditandai selesai tanpa membuat jurnal. Itu normal.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Pesan "Bagan akun belum siap…" / akun 5-7000 atau 1-2900 belum ada → Bagan Akun keuangan belum lengkap. Minta admin keuangan menyiapkan Bagan Akun di Pengaturan Keuangan dulu, lalu ulangi.
- "Tidak ada periode jatuh tempo" → semua bulan sampai periode yang Bapak/Ibu pilih sudah pernah diposting, atau tanggal perolehannya masih di masa depan. Tidak perlu khawatir.
- Aksi Posting Penyusutan tidak muncul → aset itu tidak bisa disusutkan (wakaf, tanpa metode, atau sudah dilepas).
3. Melepas Aset (Disposal)
Apa ini? Melepas aset = mencatat bahwa aset dijual, dihibahkan, atau dihapus dari daftar. Untuk aset biasa (non-wakaf), sistem menghitung laba/rugi pelepasan dan mencatatnya ke buku besar. Untuk aset wakaf, pelepasan dicatat tanpa mengakui laba/rugi (pokok wakaf tidak boleh berkurang nilainya — UU 41/2004).
Kapan dipakai: aset dijual, rusak total, atau dipindahtangankan.
Langkahnya:
- Buka Sarana & Logistik → Aset & Inventaris.
- Ketuk aksi Pelepasan (ikon panah keluar, berwarna merah) di baris aset.
- Isi:
- Harga Jual / Pelepasan (Rp) — uang yang diterima. Bila aset dihibahkan/dibuang tanpa hasil, isi
0. - Keterangan — alasan singkat. Contoh:
Dijual ke Pak Ahmad, mobil sudah uzur.
- Harga Jual / Pelepasan (Rp) — uang yang diterima. Bila aset dihibahkan/dibuang tanpa hasil, isi
- Ketuk konfirmasi.
✅ Tanda berhasil: status aset berubah menjadi Dilepas dan riwayatnya tercatat di Sarana & Logistik → Mutasi / Pelepasan Aset (halaman riwayat, hanya baca).
- Aset biasa (non-wakaf): jurnal laba/rugi pelepasan diposting — kas yang diterima, penghapusan akumulasi penyusutan dan harga perolehan, serta laba atau rugi selisihnya.
- Aset wakaf: muncul pesan "dilepas tanpa pengakuan laba/rugi" — tidak ada jurnal laba/rugi, hanya catatan pelepasan.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Pesan "Bagan akun belum siap…" (akun Kas / Aset Tetap / 1-2900 / 4-6000 / 5-8000) → Bagan Akun belum lengkap. Minta admin keuangan menyiapkan Bagan Akun lebih dulu, lalu ulangi pelepasan.
- "Nilai perolehan aset 0…" → aset non-wakaf wajib punya Nilai Perolehan agar jurnal bisa dibentuk. Lengkapi dulu di Edit aset (Bagian 1).
- "Aset sudah dilepas" → aset ini sebelumnya sudah dilepas; sistem mencegah pelepasan ganda. Aman.
💡 Pelepasan bersifat final dan berdampak ke buku besar. Periksa Harga Jual dengan teliti sebelum konfirmasi.
4. Mengajukan Pembiayaan & Simulasi DSCR
Apa ini? Tempat menyiapkan pengajuan pembiayaan ke bank/lembaga keuangan syariah, lengkap dengan simulasi DSCR (Debt Service Coverage Ratio) — ukuran apakah kemampuan keuangan unit usaha cukup untuk membayar cicilan.
⚠️ Semua angka di bagian ini adalah simulasi/referensi. Mengisi formulir DSCR tidak memposting jurnal apa pun ke buku besar. Ini alat bantu pengambilan keputusan dan penyusunan berkas, bukan pencatatan kas.
Siapkan dulu: nama bank tujuan, nama produk pembiayaan, plafon (jumlah pinjaman) yang diinginkan, perkiraan tenor, margin/imbal hasil, dan gambaran EBITDA unit usaha.
Langkahnya:
- Menu kiri → grup Pembiayaan (DSCR) → Pengajuan Pembiayaan (DSCR).
- Ketuk + Tambah.
- Isi bagian Pengajuan & Simulasi DSCR:
- Bank Tujuan & Produk — contoh:
BSI Mitra Edu. - Plafon — jumlah pembiayaan yang diajukan (wajib).
- Tenor (bulan) — lama cicilan, default
36. - Margin/Imbal Hasil Tahunan — porsi imbal hasil per tahun.
- EBITDA Tahunan (unit komersial) — laba/surplus operasional sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. Patokan yang disebut aplikasi: lihat Laporan Laba Rugi (surplus operasional) di modul Keuangan, lalu tambahkan kembali beban penyusutan/bunga bila ada. Angka ini bersifat saran untuk simulasi — tidak memposting jurnal.
- Angsuran Pokok Tahunan — cicilan pokok per tahun. Rumusnya: DSCR = EBITDA ÷ (Angsuran Pokok + Margin), dengan ambang sehat 1,25×.
- Agunan (hanya non-wakaf) — pilih aset jaminan. Aset wakaf tidak muncul di daftar ini karena tidak boleh diagunkan.
- Bank Tujuan & Produk — contoh:
- Ketuk Simpan. Sistem menghitung DSCR dan zonanya otomatis.
✅ Tanda berhasil: baris pengajuan muncul di tabel dengan kolom DSCR dan Zona:
- Aman (hijau) — DSCR ≥ 1,25× : kemampuan bayar memadai.
- Waspada (kuning) — DSCR 1,0–1,25× : masih bisa lanjut, tapi hati-hati. Tidak otomatis ditolak.
- Bahaya (merah) — DSCR < 1,0× : cicilan melebihi kemampuan.
Setelah disimpan, di baris pengajuan tersedia tindakan lanjutan:
- Ajukan ke Pembina — muncul bila status masih draft dan sudah memilih agunan. Status berubah menunggu persetujuan.
- Setujui (Pembina) — khusus Pembina; mengisi E-Signature (TTE) sebagai tanda persetujuan.
- Cetak Paket Kredit (L3) — mencetak berkas pengajuan untuk dibawa ke bank.
💡 Kolom EBITDA bisa Bapak/Ibu isi mengikuti estimasi dari buku besar (surplus operasional Laporan Laba Rugi). Estimasi itu bersifat konservatif (belum menambahkan kembali penyusutan/bunga), jadi boleh disesuaikan manual sesuai data riil.
⚠️ Kalau ada masalah:
- Aset jaminan tidak ada di pilihan Agunan → aset itu berstatus wakaf (tidak boleh diagunkan) atau belum dicatat. Daftarkan dulu sebagai aset non-wakaf di Bagian 1.
- Tombol "Ajukan ke Pembina" tidak muncul → pastikan pengajuan masih draft dan sudah memilih agunan.
5. Baitul Maal: Program & Donasi
Apa ini? Baitul Maal mengelola dana umat — zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Bapak/Ibu membuat Program Donasi yang tampil di halaman publik /donasi, lalu donatur berdonasi dari sana. Donasi yang masuk menunggu konfirmasi bendahara sebelum tercatat sebagai penerimaan.
Menu-menu ini ada di grup Keuangan (tidak perlu Mode Lanjutan, cukup hak akses Keuangan).
5a. Membuat Program Donasi
- Menu kiri → grup Keuangan → Program Donasi.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Nama Program — contoh:
Beasiswa Yatim,Infak Pembangunan Masjid,Zakat Maal. - Sumber Dana — wajib. Pilihan ini menentukan dimensi sumber dana pada jurnal saat donasi nanti dikonfirmasi, dan apakah dana ini wakaf atau zakat/infak. Pilih dengan benar agar pelaporan PSAK 109 (zakat/infak/sedekah) rapi.
- Target (Rp, opsional) — target penggalangan, boleh dikosongkan.
- Aktif — nyalakan agar tampil di halaman publik
/donasi. - Deskripsi — penjelasan program untuk donatur.
- Nama Program — contoh:
- Ketuk Simpan.
✅ Program aktif langsung tampil di halaman donasi publik. Membuat program belum membuat jurnal — jurnal baru muncul saat donasi dikonfirmasi (5b).
5b. Mengonfirmasi Donasi Masuk
Apa ini? Donatur berdonasi lewat /donasi dan mengunggah bukti transfer. Donasi itu masuk berstatus Menunggu Transfer. Tugas bendahara: mencocokkan bukti transfer dengan mutasi rekening, lalu Konfirmasi atau Tolak.
- Menu kiri → grup Keuangan → Donasi Masuk.
- Lihat daftar donasi. Yang baru berstatus Menunggu Transfer (kuning).
- Ketuk Bukti untuk membuka foto bukti transfer, lalu cocokkan dengan rekening pesantren.
- Bila benar dananya masuk: ketuk Konfirmasi → konfirmasi sekali lagi pada kotak peringatan.
- Bila tidak valid: ketuk Tolak.
✅ Tanda berhasil (Konfirmasi): status berubah Dikonfirmasi (hijau) dan baru di sinilah jurnal terbentuk — Debit Kas / Kredit akun penerimaan sesuai Sumber Dana program (Penerimaan Wakaf untuk dana wakaf, atau Penerimaan Zakat/Infak untuk lainnya). Nomor kuitansi otomatis dibuat dan bisa dicetak lewat tombol Kuitansi. Proses ini idempoten — menekan Konfirmasi dua kali tidak menggandakan jurnal.
✅ Tanda berhasil (Tolak): status menjadi Ditolak — tidak ada jurnal yang dibuat.
💡 Donasi tidak bisa dibuat manual dari panel — semuanya lahir dari halaman publik
/donasi. Tugas panel hanya mengonfirmasi atau menolak.
⚠️ Pesan "COA belum di-seed…" → akun Kas / akun penerimaan dana belum ada di Bagan Akun. Minta admin keuangan menyiapkan Bagan Akun dulu, lalu ulangi konfirmasi.
6. Beasiswa (Potong SPP)
Apa ini? Memberi keringanan SPP kepada santri yang dibiayai dana Baitul Maal (zakat/infak/wakaf). Potongan diterapkan sebagai diskon pada tagihan santri secara otomatis setiap bulan.
Kapan dipakai: santri ditetapkan menerima beasiswa/keringanan dengan sumber dana tertentu.
Langkahnya:
- Menu kiri → grup Keuangan → Beasiswa.
- Ketuk + Tambah.
- Isi:
- Santri — pilih santri aktif penerima.
- Sumber Dana Penanggung — dana yang menanggung potongan (mis. Zakat, Infak, Wakaf).
- Potongan per Bulan (Rp) — besar keringanan tiap bulan.
- Aktif — nyalakan agar potongan berjalan.
- Mulai & Selesai (opsional) — rentang waktu beasiswa.
- Keterangan — catatan bila perlu.
- Ketuk Simpan.
✅ Tanda berhasil: beasiswa tercatat dan potongan akan otomatis diterapkan pada tagihan SPP santri selama periode aktif. Mencatat beasiswa di sini bukan posting jurnal kas — ia bekerja lewat mekanisme diskon tagihan yang sudah ada di modul Keuangan; dampak ke buku besar mengikuti pencatatan tagihan/pembayaran.
⚠️ Santri tidak ada di daftar → pastikan santri berstatus aktif. Santri non-aktif tidak muncul.
7. Pengingat Penting
- 🧾 Bagan Akun harus siap dulu. Penyusutan, pelepasan, dan konfirmasi donasi sama-sama butuh Bagan Akun. Bila muncul pesan "akun belum siap/di-seed", minta admin menyiapkan Bagan Akun di Pengaturan Keuangan.
- 🕌 Aset wakaf diperlakukan khusus. Tidak disusutkan, tidak boleh jadi agunan, dan saat dilepas tidak mengakui laba/rugi (UU 41/2004). Tandai status wakaf dengan benar sejak awal.
- 📊 DSCR hanya simulasi. Mengisi pengajuan pembiayaan tidak mencatat uang ke buku besar — itu alat bantu keputusan & berkas, bukan transaksi kas.
- 🤲 Donasi baru tercatat setelah dikonfirmasi. Selama masih "Menunggu Transfer", belum ada jurnal. Cek bukti transfer dengan teliti sebelum Konfirmasi.
- 🔁 Aman dari dobel. Posting penyusutan dan konfirmasi donasi bersifat idempoten — tidak menggandakan jurnal bila ditekan ulang. Tetap, kerjakan dengan tenang.
- 🚪 Keluar (logout) bila memakai komputer kantor bersama.
Contekan Cepat
| Mau apa? | Buka di mana? | Bikin jurnal? |
|---|---|---|
| Catat aset / inventaris | Sarana & Logistik → Aset & Inventaris → + Tambah | Belum (baru pendataan) |
| Posting penyusutan | Aset & Inventaris → aksi Posting Penyusutan | Ya (D Beban / K Akumulasi) |
| Lepas / jual aset | Aset & Inventaris → aksi Pelepasan | Ya non-wakaf · wakaf tanpa P/L |
| Lihat riwayat mutasi/pelepasan | Sarana & Logistik → Mutasi / Pelepasan Aset | — |
| Ajukan pembiayaan + DSCR | Pembiayaan (DSCR) → Pengajuan Pembiayaan (DSCR) → + Tambah | Tidak (simulasi) |
| Buat program donasi | Keuangan → Program Donasi → + Tambah | Tidak |
| Konfirmasi donasi masuk | Keuangan → Donasi Masuk → Konfirmasi | Ya (D Kas / K Penerimaan) |
| Beri beasiswa potong SPP | Keuangan → Beasiswa → + Tambah | Lewat diskon tagihan |